Skip to main content

Posts

Agama Kurgan

Kepercayaan Yamnaya (Pit Grave / stepa Pontic Caspian), Proto Tocharian, Proto Anatolia, Proto Hellenic ternyata sama dengan akar agama Hindu. Agama-agama ini dapat diklasifikasikan sebagai agama Kurgan.

Gotra dan Saudara

Sebelum masuknya Islam di Indonesia, masyarakat Sumatera merupakan penganut Hindu yang taat. Salah satu ajaran Hindu yang mengakar yang hari ini masih dilestarikan melalaui suku atau marga. Pernikahan sagotra yang ditabukan agama Hindu, masih dilestarikan dalam bentuk larangan kawin sesuku atau kawin semarga.

Perantau Minang di Sumatera Timur

Tanah Minangkabau merupakan salah satu wilayah yang padat karena kesuburan daerahnya yang ditunjang fasilitas pertanian serta pertambangan yang didukung kekayaan mineralnya. Tetapi kesuburan dan kekayaan tersebut menjadi meredup pada saat masuknya Islam ke pesisir Sumatera Timur, karena produk yang dihasilkan negeri ini bukan lagi merupakan produk unggulan perdagangan masa itu, yakni merica atau lada.

Marga Tungkal Ulu

Tungkal Ulu adalah suatu marga yang terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Propinsi Jambi.Marga Tungkal Ulu berpusat di Merlung yang saat ini meliputi Kecamatan Merlung, Kecamatan Ranah Mendalau dan Kecamatan Muara Papalik.

Kerajaan Batas

Pada saat Portugis menguasai Malaka, ada dua kerajaan yang beribukota Pane, yakni Aru dan Batas. Kerajaan Batas tidak pernah terpublikasi, keduanya selalu dikaitkan dengan Aru.

Rumpun Bahasa Malayic di Ethnologue

Belum ada pengkategorian yang sempurna untuk bahasa-bahasa Austronesia karena penutur bahasa Austronesia (Bahasa Austrik Kepulauan) yang dinamis dalam pemecahan dari bahasa induknya melompat ke lingkungan di luar bahasa induknya dan saling berinteraksi. Salah satunya rumpun Malayic yang tersebar di hampir seluruh wilayah Nusantara, meski basis utamanya Pulau-Pulau Jawa Kuno (Ujung Tanah, Jawa Kecil, Jawa Besar).

Silsilah Sailendra dan Pandya

Asal usul Sailendra dipertanyakan, ada yang menduga dari India, dari Kamboja dan dari Sumatera asli. Pendapat dari nusantara asli karena dalam prasasti-prasastinya menggunakan campuran bahasa Melayu Kuno, Jawa Kuno dan Sanskerta.

12 Rumpun Etnis di Sumatera

Pulau Sumatera pernah disebut Jawa Kecil dan Bumi Melayu. Sebutan Bumi Melayu ini seakan klop dengan etnis yang mendiami pulau ini yang mayoritas merupakan etnis Melayu. Tetapi, sesungguhnya Sumatera terdiri dari beragam etnis.Ada 12 rumpun etnis di Sumatera.

Marco Polo di Java

Pelaut terkenal Marco Polo adalah orang Eropa yang tiba masa Kekaisaran Khan Mongol di Cina.Catatan Marco Polo menjadi rujukan dan inspirasi bagi para penjelajah Eropa. Sebelum adanya kisah Marco Polo, timur hanya diketahui sebagai tempat misteri, tempat Tuhan mereka dilahirkan. Hanya saja, karena hubungan yang tidak baik dengan Timur Tengah, mereka harus mencari jalan baru, yang pada akhirnya berakibat ditemukannya benua Amerika, Afrika Barat, Afrika Selatan, Filipina dan Maluku.

Suku Mantir

Suku Mantir atau menurut logat aceh Suku Mante adalah salah satu dari 2 rumpun etnis yang dulu mendiami pulau Perca, yakni Etnis Jawa/Melayu yang mendiami pegunungan dan etnis Mantir/Lerca yang mendiami rawa.

Suku Kampai

Suku Kampai merupakan salah satu suku yang memiliki populasi yang cukup besar terutama di Solok Selatan, Pesisir Selatan dan Kampar. Bagaimana suku ini?

Kampung Naga Saribu

Ada banyak silsilah tentang marga Harahap di antaranya Harahap yang merupakan putera Rimbang Saudara. Tetapi, kebanyakan orang-orang Marga Harahap sendiri menulis awal marganya dari Ompu Raja Sodungdangon di Nagasaribu.

Share Like