Skip to main content

Posts

Showing posts matching the search for kayan

Dayak Laut

Selain Dayak Darat, komunitas pribumi Kalimantan terpenting lainnya adalah Dayak Laut. Berbeda dengan Dayak Darat yang terdiri dari dua rumpun bahasa Melayik dan Bidayuhik, Dayak Laut merupakan kesatuan bahasa, budaya dan asal usul, yakni Melayik Iban atau biasa pula disebut Ibanik.

Dayak Darat

Dayak Darat merupakan populasi terbesar ketiga di bagian barat Kalimantan (Kalimantan Barat dan Serawak) setelah Melayu dan Dayak Laut. Rumpun Dayak Darat merupakan penutur dua rumpun bahasa, yakni Bahasa Melayik Kanayan dan Rumpun Bahasa Bidayuh.

Rumpun Bahasa Melayik Kalimantan

Berbeda dengan pulau lainnya, di Kalimantan terdapat berbagai penutur rumpun bahasa Melayik yang bukan Melayu, di antaranya Iban, Kanayatan dan Bukit.Oleh karenanya, rumpun bahasa ini lebih dikategorikan bahasa Melayik dibandingkan bahasa Melayu.

Rumpun Bahasa Kalimantan Menurut Smith 2017

Pulau Kalimantan terhubung ke Filipina dengan dua jalur, yakni jalur utara melalui Palawan ke Luzon dan jalur selatan ke Mindanao melalui Sulu. Menurut Smith, pandangan bahwa penghuni pertama Kalimantan langsung dari Pulau Palawan secara luas diterima meski masih harus melalui pengamatan lanjutan.
Smith telah menganalisa perumpunan oleh linguis terdahulu, dan kemudian menyimpulkan bahwa ada 3 (tiga) rumpun bahasa Indonesia barat di Kalimantan, yakni Borneo Utara Raya, Basap - Barito Raya dan Indonesia Barat Lainnya.

Rumpun Bahasa Kalimantan sesudah Hudson 1978

Pulau Kalimantan terdiri dari banyak bahasa. Beragamnya bahasa tersebut menyebabkan klasifikasi bahasa Kalimantan belum final. Salah satu klasifikasi bahasa Kalimantan adalah klasifikasi berdasarkan kerja Hudson (1978). Hudson tidak memberikan nama dari setiap subgrup bahasa tersebut, oleh karenanya klasifikasi ini disebut klasifikasi sesudah Hudson.

Rumpun Bahasa Malayic di Ethnologue

Belum ada pengkategorian yang sempurna untuk bahasa-bahasa Austronesia karena penutur bahasa Austronesia (Bahasa Austrik Kepulauan) yang dinamis dalam pemecahan dari bahasa induknya melompat ke lingkungan di luar bahasa induknya dan saling berinteraksi. Salah satunya rumpun Malayic yang tersebar di hampir seluruh wilayah Nusantara, meski basis utamanya Pulau-Pulau Jawa Kuno (Ujung Tanah, Jawa Kecil, Jawa Besar).

Share Like