Skip to main content

Posts

Showing posts matching the search for asal usul

Perantau Minang di Sumatera Timur

Tanah Minangkabau merupakan salah satu wilayah yang padat karena kesuburan daerahnya yang ditunjang fasilitas pertanian serta pertambangan yang didukung kekayaan mineralnya. Tetapi kesuburan dan kekayaan tersebut menjadi meredup pada saat masuknya Islam ke pesisir Sumatera Timur, karena produk yang dihasilkan negeri ini bukan lagi merupakan produk unggulan perdagangan masa itu, yakni merica atau lada.

Misteri Dewa Syahdan

*Sebuah hipotesis tokoh sejarah*
Dewa Syahdan adalah pendiri Kesultanan Langkat, yang bersama-sama Kesultanan Siak, Kesultanan Bulungan dan Kesultanan Kutai Kartanegara merupakan negeri paling makmur di Hindia Belanda. Kesultanan Langkat makmur karena hasil karet dan minyaknya. Tetapi perjalanan sejarah menyebabkan nama kesultanan ini kemudian kalah pamor dengan Kesultanan Deli. Demikian pun, Dewa Syahdan sebagai tokoh sejarah yang pernah besar pada zamannya menjadi terlupakan dan simpang siur.

Marga Rangkuti

Marga Rangkuti termasuk marga Mandailing yang lebih sedikit dibandingkan marga-marga Mandailing lainnya seperti Lubis dan Nasution. Padahal, mereka bersama-sama marga Pulungan lebih dulu satu abad daripada Marga Lubis dan dua abada daripada Marga Nasution.Bersama-sama Marga Pulungan, merekalah pendiri kerajaan pertama di Tanah Mandailing.

Suku Tambak

Tambak merupakan suku di Sumatera Utara. Suku ini konon adalah pemilik ulayat di Kotapinang dan bagian Padang Lawas yang berbatasan dengan Kotapinang. Suku ini merupakan salah satu dari dua suku Kotapinang yang dijumpai oleh Batara Sinombah.Selain itu, juga terdapat di Simalungun dan Karo.Di Simalungun masuk ke dalam marga Purba (Purba Tambak), di Karo Tarigan (Tarigan Tambak). Secara etnografis, suku Tambak masuk dalam tiga sukubangsa yakni Melayu, Karo dan Simalungun.

Asal Usul Kata Panai atau Pane

Panai adalah salah satu suku yang dominan di bagian selatan Sumatera Barat, yakni Silungkang, Solok, Solok Selatan, Pesisir Selatan dan selain itu terdapat juga di Lima Puluh dan Tanah Datar.Nama Panai juga terpakai pada marga yakni marga Pane pada masyarakat Toba, Padang Lawas dan Simalungun. Sebagai kesatuan politik, pernah dipakai sebagai nama Kerajaan dan kesultanan dan secara geografis administratif dipakai sebagai nama tempat dan kota. Dari mana asal kata panai.

Kontroversi Tapanuli atau Batak

Suku bangsa Mandailing, Angkola dan Toba pada dasarnya dapat dijadikan rumpun etnis berdasarkan persamaan bahasa. Nama yang sudah umum untuk rumpun tersebut adalah Batak. Tetapi, kemudian muncul Deklarasi Mandailing bukan Batak. Benarkah deklarasi tersebut?

Suku-suku pembentuk Suku Bangsa Aceh dan Melayu Riau

Etnis lebih ke budaya daripada genetika. Kajian genetika orang Aceh dan Riau menunjukkan kenyataan tersebut. Secara budaya, meskipun masih sama-sama tergolong rumpun Melayu, tetapi etnis Aceh dan etnis Melayu Riau dianggap etnis yang berbeda. Tetapi, kajian genetika menunjukkan bahwa etnis Riau dan Aceh berasal dari genetika yang sama. Genetika mereka justru berbeda dengan para tetangga terdekat mereka, walaupun secara budaya, para tetangga tersebut diklaim etnis yang sama.

Marga Sitorus

Marga Sitorus menelurkan orang-orang yang hebat di antaranya Dr. Raja Sutan D.L. Sitorus (pengusaha sekaligus pendiri Partai Peduli Rakyat Nasional) dan H. Khairuddinsyah Sitorus,SE (Bupati Labuhan Batu Utara). Secara etnografis, marga Sitorus merupakan marga Batak. Bagaimana riwayat Marga Sitorus ini?

Genetika Oseania

Bulan ini terjadi penembakan yang dikabarkan menewaskan 31 orang pekerja di Nduga, Papua. Penembakan diduga dilakukan oleh separatis Papua. Separatis Papua mengklaim bahwa mereka bagian dari bangsa Melanesia yang berbeda dengan bangsa Indonesia. Bagaimana menurut kajian ilmiah?

Agama Kurgan

Kepercayaan Yamnaya (Pit Grave / stepa Pontic Caspian), Proto Tocharian, Proto Anatolia, Proto Hellenic ternyata sama dengan akar agama Hindu. Agama-agama ini dapat diklasifikasikan sebagai agama Kurgan.

12 Rumpun Etnis di Sumatera

Pulau Sumatera pernah disebut Jawa Kecil dan Bumi Melayu. Sebutan Bumi Melayu ini seakan klop dengan etnis yang mendiami pulau ini yang mayoritas merupakan etnis Melayu. Tetapi, sesungguhnya Sumatera terdiri dari beragam etnis.Ada 12 rumpun etnis di Sumatera.

Dayak Laut

Selain Dayak Darat, komunitas pribumi Kalimantan terpenting lainnya adalah Dayak Laut. Berbeda dengan Dayak Darat yang terdiri dari dua rumpun bahasa Melayik dan Bidayuhik, Dayak Laut merupakan kesatuan bahasa, budaya dan asal usul, yakni Melayik Iban atau biasa pula disebut Ibanik.

Dayak Darat

Dayak Darat merupakan populasi terbesar ketiga di bagian barat Kalimantan (Kalimantan Barat dan Serawak) setelah Melayu dan Dayak Laut. Rumpun Dayak Darat merupakan penutur dua rumpun bahasa, yakni Bahasa Melayik Kanayan dan Rumpun Bahasa Bidayuh.

Leluhur Orang Palembang

Suku Palembang merupakan salah satu suku yang unik di Indonesia. Secara fisik, banyak orang Palembang memiliki ciri-ciri yang mirip dengan orang Cina. Secara bahasa, bahasa Palembang merupakan bahasa Melayu berlanggam 'o, berbeda dengan bahasa Melayu hulu Musi yang berlanggam 'e dengan banyak kosa kata yang sama dengan bahasa Jawa. Dengan keunikan tersebut, banyak hipotesis tentang asal usul dan leluhur orang Palembang.

Marga Tungkal Ulu

Tungkal Ulu adalah suatu marga yang terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Propinsi Jambi.Marga Tungkal Ulu berpusat di Merlung yang saat ini meliputi Kecamatan Merlung, Kecamatan Ranah Mendalau dan Kecamatan Muara Papalik.

Silsilah Sailendra dan Pandya

Asal usul Sailendra dipertanyakan, ada yang menduga dari India, dari Kamboja dan dari Sumatera asli. Pendapat dari nusantara asli karena dalam prasasti-prasastinya menggunakan campuran bahasa Melayu Kuno, Jawa Kuno dan Sanskerta.

Suku Mantir

Suku Mantir atau menurut logat aceh Suku Mante adalah salah satu dari 2 rumpun etnis yang dulu mendiami pulau Perca, yakni Etnis Jawa/Melayu yang mendiami pegunungan dan etnis Mantir/Lerca yang mendiami rawa.

Share Like