Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Sejarah Melayu

Kepulauan Melayu

Muslim di Asia Tenggara terutama tinggal di Kepulauan Melayu, bagian maritim dari Asia Tenggara. Kepulauan Melayu adalah kepulauan yang terletak antara Lautan Hindu (Samudera Hindia) dan Lautan Teduh (Samudera Pasifik) yang dihuni oleh Ras Melayu, ras yang sekarang menghuni negara Brunei, Malaysia, Filipina, Singapura, Indonesia dan Timor Timur . Konsep rasial digunakan penjelajah Eropa berdasarkan pengamatannya terhadap pengaruh kerajaan Melayu, Sriwijaya, yang berpusat di Sumatera. Sarjana Ilmu Alam Alfred Wallace pada abad 19 Mjuga merujuk wilayah Kepulauan Hindia dan Kepulauan Indo-Australian dengan menyertakan Semenanjung Melayu dan Kepulauan Solomon dengan pengecualian Papua Nugini dengan alasan budaya  dan geografis, karena secara budaya Papua Nugini sangat berbeda dengan negeri-negeri lain di kawasan ini dan secara geologis bukan bagian dari benua Asia sebagaimana pulau-pulau di Dangkalan Sunda.

Islam Kepulauan Melayu

Pew Research Center tahun 2009 merilis bahwa 231 juta muslim atau sekitar 15% dari total muslim di dunia terdapat di Asia Tenggara, yang 88%nya berasal dari Indonesia.Umumnya muslim tersebutberasal dari Asia Tenggara Maritim dan pesisir Asia Tenggara Daratan mulai dari Rakhine dan Tanah Sari Birma, Tanah Genting Thailan, Delta Mekong Kamboja Vietnam.

Tembikar Gua Niah

Gua Niah merupakan pemukiman prasejarah terbesar dan tertua yang ditemukan di Kalimantan.Di Gua batu gamping yang terletak di Miri Serawak yang dihuni terutama oleh etnik Melayik Iban ini, ditemukan tengkorak manusia yang diperkirakan tengkorak manusia tertua di Asia Tenggara. Selain lukisan-lukisan gua sebagaimana yang ditemukan di Mangkalihat dan Makassar, niah juga meninggalkan jejak berupa tembikar.

Peta Rute Perjalanan Marco Polo

Marco Polo merupakan penjelajah Venesia yang tiba di Perairan Asia Tenggara abad 13 M. Negeri-negeri mana saja yang dijalaninya.

Dialek-dialek Bahasa Minang Indonesia

Bahasa Minang - Jawi merupakan salah satu dari 3 (tiga) cabang bahasa Melayik yang terbesar selain cabang Melayu-Besemah dan Banjar-Kedayan.Secara sebutan, dialek-dialek bahasa Minang - Jawi terbagi atas sebutan bahasa Minang, bahasa Jawi, dialek bahasa Melayu dan dialek bahasa Dayak.

Leluhur Orang Palembang

Suku Palembang merupakan salah satu suku yang unik di Indonesia. Secara fisik, banyak orang Palembang memiliki ciri-ciri yang mirip dengan orang Cina. Secara bahasa, bahasa Palembang merupakan bahasa Melayu berlanggam 'o, berbeda dengan bahasa Melayu hulu Musi yang berlanggam 'e dengan banyak kosa kata yang sama dengan bahasa Jawa. Dengan keunikan tersebut, banyak hipotesis tentang asal usul dan leluhur orang Palembang.

Perantau Minang di Sumatera Timur

Tanah Minangkabau merupakan salah satu wilayah yang padat karena kesuburan daerahnya yang ditunjang fasilitas pertanian serta pertambangan yang didukung kekayaan mineralnya. Tetapi kesuburan dan kekayaan tersebut menjadi meredup pada saat masuknya Islam ke pesisir Sumatera Timur, karena produk yang dihasilkan negeri ini bukan lagi merupakan produk unggulan perdagangan masa itu, yakni merica atau lada.

Suku Melayu Riau

Riau dikibar-kibarkan sebagai pusat budaya Melayu Nusantara, tetapi di sebalik itu ada yang mengklaim bahwa Melayu Riau sebenarnya Minang. Bagaimana sebenarnya Melayu Riau tersebut?

Sumber Tertulis tentang Panai

Pannai merupakan negeri yang bertebaran lokasinya, mulai Pulau Panay di Filipina, Panai di Solok Selatan, Pane di Simalungun, Panai di Labuhan Batu dan Batang Pane di Padang Lawas. Di mana lokasi Panai berdasarkan sumber tertulis

Asal Usul Kata Panai atau Pane

Panai adalah salah satu suku yang dominan di bagian selatan Sumatera Barat, yakni Silungkang, Solok, Solok Selatan, Pesisir Selatan dan selain itu terdapat juga di Lima Puluh dan Tanah Datar.Nama Panai juga terpakai pada marga yakni marga Pane pada masyarakat Toba, Padang Lawas dan Simalungun. Sebagai kesatuan politik, pernah dipakai sebagai nama Kerajaan dan kesultanan dan secara geografis administratif dipakai sebagai nama tempat dan kota. Dari mana asal kata panai.

Peran Kesultanan Aceh dalam Penyebaran Islam

Penetapan titik nol peradaban Islam di Nusantara di Barus oleh Presiden Jokowi mendapat respon negatif dari masyarakat Aceh, mulai dari BEM Ar Raniry, Rektor Universitas Islam Prof.Dr.Farid Wajdi Ibrahim MA, mantan rekton UIN Hidayatullah Jakarta Prof.Dr. Azyumardi Azra MA CBE, sejarahwan Aceh Dr. Husaini Ibrahim MA, keturunan raja Aceh Tuanku Warul Waliddin bin Tuanku Raja Yusuf bin Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Alaiddin Muhammad Daudsyah dan novelis Gayo Putra Gaya.

Apakah Barus di Tapanuli?

Mungkin ini adalah pertanyaan yang aneh. Semua orang tahu bahwa Barus itu terletak di Tapanuli Tengah, untuk apa lagi dipertanyakan. Tetapi untuk keperluan sejarah, terutama sejarah Islam, pertanyaan ini adalah pertanyaan yang esensial.

Share Like