Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Sejarah Bahasa

Rumpun Bahasa Kalimantan Menurut Smith 2017

Pulau Kalimantan terhubung ke Filipina dengan dua jalur, yakni jalur utara melalui Palawan ke Luzon dan jalur selatan ke Mindanao melalui Sulu. Menurut Smith, pandangan bahwa penghuni pertama Kalimantan langsung dari Pulau Palawan secara luas diterima meski masih harus melalui pengamatan lanjutan.
Smith telah menganalisa perumpunan oleh linguis terdahulu, dan kemudian menyimpulkan bahwa ada 3 (tiga) rumpun bahasa Indonesia barat di Kalimantan, yakni Borneo Utara Raya, Basap - Barito Raya dan Indonesia Barat Lainnya.

Rumpun Bahasa Kalimantan sesudah Hudson 1978

Pulau Kalimantan terdiri dari banyak bahasa. Beragamnya bahasa tersebut menyebabkan klasifikasi bahasa Kalimantan belum final. Salah satu klasifikasi bahasa Kalimantan adalah klasifikasi berdasarkan kerja Hudson (1978). Hudson tidak memberikan nama dari setiap subgrup bahasa tersebut, oleh karenanya klasifikasi ini disebut klasifikasi sesudah Hudson.

Rumpun Bahasa Sulawesi

Pulau Sulawesi diduga merupakan pusat pemisahan rumpun bahasa Melayu Polinesia, karena kedua rumpun bahasa tersebut yakni Melayu Polinesia Barat (MPB) atau rumpun bahasa Hesperonesia dan Melayu Polinesia Tengah - Timur (MPTT) terdapat di Pulau Sulawesi.

Genetika Ibu Tai Kadai

Masyarakat Asia Tenggara secara umum dapat dikategorikan atas kelompok bahasa Austronesia, Austro-Asiatik (Mon Khmer), Tai Kadai, Sino Tibetan dan Hmong Mien. Penutur Tai Kadai (Kra Dai) tinggal di Cina Selatan, Pulau Hainan, Indo Cina dan India Timur Laut. Jumlah penutur diperkirakan 90 juta, 60%nya adalah penutur bahasa Thai. Bahasa lain dengan penutur terbanyak adalah Lao.

Agama Kurgan

Kepercayaan Yamnaya (Pit Grave / stepa Pontic Caspian), Proto Tocharian, Proto Anatolia, Proto Hellenic ternyata sama dengan akar agama Hindu. Agama-agama ini dapat diklasifikasikan sebagai agama Kurgan.

Rumpun Bahasa Malayic di Ethnologue

Belum ada pengkategorian yang sempurna untuk bahasa-bahasa Austronesia karena penutur bahasa Austronesia (Bahasa Austrik Kepulauan) yang dinamis dalam pemecahan dari bahasa induknya melompat ke lingkungan di luar bahasa induknya dan saling berinteraksi. Salah satunya rumpun Malayic yang tersebar di hampir seluruh wilayah Nusantara, meski basis utamanya Pulau-Pulau Jawa Kuno (Ujung Tanah, Jawa Kecil, Jawa Besar).

Suku-Suku di Minang dan Negeri Terkait

Di Sumatera ada dua suku bangsa yang khas karena memiliki system clan, yakni Batak dengan marganya dan Minang dengan sukunya. Selain persamaan tersebut, etnis yang bersuku memiliki bahasa yang bermiripan, demikian pula dengan etnis yang bermarga. Oleh karenanya, seluruh etnis bersuku diklaim Minang dan seluruh etnis bermarga diklaim Batak. Ada pro kontra di balik itu.

Rumpun Bahasa Austro Asiatik

Orang Indonesia secara umum tergolong kepada bangsa Austronesia yang merupakan bagian dari masyarakat Austrik. Cabang lain dari bangsa Austrik adalah Austro-asiatik. Austro Asiatik adalah cabang bangsa Austrik yang mendiami daratan Asia Tenggara.

Rumpun Bahasa Batang Hari Hilir

Tempat asal Melayu dan Sriwijaya senantiasa diperdebatkan. Palembang, Jambi dan Riau adalah tiga daerah yang selalu disebut-sebut. Jambi, konon merupakan pusat Kerajaan Melayu Tua dan kemudian Dharmasyraya.Sebagai daerah bekas pusat Melayu, bagaimana bahasa Melayu di Jambi?

Share Like