Skip to main content

Rumpun Bahasa Kalimantan Menurut Smith 2017

Pulau Kalimantan terhubung ke Filipina dengan dua jalur, yakni jalur utara melalui Palawan ke Luzon dan jalur selatan ke Mindanao melalui Sulu. Menurut Smith, pandangan bahwa penghuni pertama Kalimantan langsung dari Pulau Palawan secara luas diterima meski masih harus melalui pengamatan lanjutan.
Smith telah menganalisa perumpunan oleh linguis terdahulu, dan kemudian menyimpulkan bahwa ada 3 (tiga) rumpun bahasa Indonesia barat di Kalimantan, yakni Borneo Utara Raya, Basap - Barito Raya dan Indonesia Barat Lainnya.


Klasifikasi Bahasa Kalimantan Menurut Smith

  1. Borneo Utara Raya
    1. Borneo Utara
    2. Sarawak Tengah
    3. Kayanic
    4. Dayak Darat
    5. Malayic
  2. Basap-Barito Raya
    1. Untaian Barito Raya
    2. Basap
  3. Indonesia Barat Lainnya

Borneo Utara

Borneo Utara pemukiman
Rumpun bahasa tersebut adalah:

  1. Sabah Timur Laut, terdiri dari Bonggi dan Idaanic
  2. Sabah Barat Daya, terdiri dari
    1. Dusunic Raya
      1. Bisaya - Lotud - Dusunic
        1. Bisaya-Lotud terdiri dari Sabah and Limbang Bisaya, Brunei Dusun, Lotud
        2. Dusunic terdiri dari Rungus, Kadazan, Kujau, Minokok, Dusun, Dumpas
      2. Paitanic terdiri dari Beluran, Lingkabau, Lobu, Kuamut, Murut, Serudong
    2. Murutic Raya terdiri dari
      1. Tatana
      2. Papar
      3. Murutic terdiri dari Murut (Nabaay, Timugon, Paluan, Tagol, Kalabakan), Gana, Tingalan, Kolod, Abai, Bulusu, Tidung (Bengawong, Sumbol, Kalabakan, Mensalong, Malinau)
  3. Serawak Utara terdiri dari
    1. Bintulu
    2. Berawan-Lower Baram
      1. Berawan
      2. Lower Baram terdiri dari Miri, Kiput, Narum, Belait, Lelak, Lemeting, Dali
    3. Dayic
      1. Kelabit terdiri dari Bario, Pa’ Dalih, Tring, Sa’ban, Long Seridan, Long Napir
      2. Lun Dayeh terdiri dari Long Bawan, Long Semadoh
    4. Kenyah
      1. Highland terdiri dari Lepo’ Gah, Lepo’ Tau, Lepo’ Sawa, Lepo’, Lepo’ Laang, Badeng, Lepo’ Jalan, Uma’ Baha, Uma’ Bem, Òma Lóngh
      2. Lowland terdiri dari
        1. Eastern Lowland terdiri dari Uma’ Pawe, Uma’ Timai, Lebo’ Kulit
        2. Western Lowland terdiri dari Lebo’Vo’ Sebop Penan (eastern and western varieties)


Serawak Tengah

Rumpun bahasa Serawak Tengah terdiri dari:

  1. Melanau, terdiri dari Dalat, Sarikei, Mukah, Balingian, Matu, Sibu, Kanowit
  2. Kajang, terdiri dari man, Sekapan, Lahanan
  3. Punan-Müller-Schwaner, terdiri dari
    1. Punan terdiri dari Punan Bah, Punan Tubu, Sajau Punan Lisum, Punan Aput,Beketan, Ukit, Buket
    2. Müller-Schwaner terdiri dari Hovongan Kereho, Aoheng, Seputan

Kayanic

Rumpun bahasa Kayanic terdiri dari:

  1. Kayan-Murik-Merap, terdiri dari
    1. Kayan terdiri dari Baram, Rejang-Busang, Bahau, Data Dian
    2. Murik-Merap terdiri dari Ngorek, Pua’, Huang Bau, Merap
  2. Segai-Modang, terdiri dari
    1. Segai terdiri dari Gaai, (Punan) Kelai
    2. Modang terdiri dari Kelinjau Modang, Wahau Modang, Long Gelat

Land Dayak

Rumpun bahasa Land Dayak terdiri dari:

  1. Banyadu-Bekati, terdiri dari Banyadu, Bekati, Rara, Lara
  2. Bidayuh-Southern Land Dayak, terdiri dari
    1. Bidayuh terdiri dari Bau-Jagoi, Bukar-Sadong, Sungkung, Hliboi, Biatah
    2. Southern Land Dayak terdiri dari Golik, Jangkang, Ribun, Sanggau, Simpang

Malayic

Rumpun bahasa Malayic terdiri dari:

  1. West Bornean Malayic, terdiri dari
    1. Kendayan-Salako
    2. Ibanic, terdiri dari Iban, Mualang, Seberuang, Keninjal
    3. Besemah
  2. Other Malayic

Basap Barito Raya

Rumpun bahasa Basap - Barito Raya terdiri dari:

  1. Greater Barito Linkage, terdiri dari
    1. Northwest Barito terdiri dari Kadorih, Siang, Murung
    2. Southwest Barito, terdiri dari Ngaju, Kapuas, Bakumpai
    3. Sama-Bajaw, terdiri dari Yakan
    4. Southeast Barito, terdiri dari Maanyan, Dusun Witu, Malagasy
    5. Central-East Barito, terdiri dari Dusun Malang, Dusun Bayang, Paku, Semihim
    6. Northeast Barito, terdiri dari Taboyan, Lawangan, Bentian, Pasir, Benuaq
    7. Tunjung
  2. Basap

Comments

Popular posts from this blog

Marga Pulungan

Pada prinsipnya ada empat marga di tanah Mandailing. Di antara keempat marga tersebut, marga Pulungan merupakan marga yang pertama mendiami tanah Mandailing, disusul Rangkuti, Lubis dan Nasution.Beberapa kelompok marga lain, yakni Batubara dan Rambe datang lebih belakangan.

Marga Siregar

Suku/marga Siregar merupakan marga yang mendominasi wilayah Angkola, Sipirok dan Padang Lawas. Siregar dipercaya adalah kula Batak varna Ksatria dari JATI CHANDRAWANGSA (Dinasti Bulan) gotra LONTUNG.

Silsilah Sailendra dan Pandya

Asal usul Sailendra dipertanyakan, ada yang menduga dari India, dari Kamboja dan dari Sumatera asli. Pendapat dari nusantara asli karena dalam prasasti-prasastinya menggunakan campuran bahasa Melayu Kuno, Jawa Kuno dan Sanskerta.

Gotra dan Saudara

Sebelum masuknya Islam di Indonesia, masyarakat Sumatera merupakan penganut Hindu yang taat. Salah satu ajaran Hindu yang mengakar yang hari ini masih dilestarikan melalaui suku atau marga. Pernikahan sagotra yang ditabukan agama Hindu, masih dilestarikan dalam bentuk larangan kawin sesuku atau kawin semarga.

Share Like