Skip to main content

Suku Kampai

Suku Kampai merupakan salah satu suku yang memiliki populasi yang cukup besar terutama di Solok Selatan, Pesisir Selatan dan Kampar. Bagaimana suku ini?

Suku Kampai Pesisir Selatan

Suku Kampai merupakan suku yang umum dijumpai di Pesisir Selatan. Hampir di setiap nagari terdapat suku ini. Dari mana asal usulnya. Hampir semua tombo yang ada mengatakan bahwa suku Kampai berasal dari Sungai Pagu.

Suku Kampai Sungai Pagu

Suku Kampai merupakan salah satu dari 4 kelompok suku di Sungai Pagu. (Tiga yang lain adalah Melayu, Panai dan Tigolareh). Tarombo yang ada menyatakan bahwa Suku Kampai berasal dari 24 ninik dari 59 ninik yang turun dari Tanjung Bungo Pagaruyung melewati Kubung Tiga Belas Solok, Batang Bangkaweh, Dinding Koto Tinggi, Sariak Alahan Tigo, Gumanti Sasapan Bungo, Bukit Bakeh.

Suku Kampai membelah menjadi 4 yakni :
  • Suku Bendang nan Ampek
  • Suku Kampai Tangah Nyiur Gading nan Salapan
  • Suku Kampai Air Angek nan 5
  • Suku Kampai Sawah Laweh Nan Tujuh

Suku Kampai di Lima Puluh Koto

Di Lima Puluh Koto ada 4 (empat) kelompok suku, yakni :
  • Pitopang
  • Melayu
  • Suku Sembilan (Koto Piliang)
  • Bodi Caniago
Suku Kampai termasuk suku Melayu, yang terdiri dari :
  • Melayu
  • Bendang
  • Kampai
  • Mandailing
  • Panai/Domo
Tidak ada asal usul spesifik Suku Kampai, tetapi secara umum penduduk Luhak Lima Puluh disebut berasal dari Tanah Datar.

Suku Kampai Kampar

Di Kampar secara umum suku-suku yang ada adalah :
  • Suku Melayu
  • Suku Putopang
  • Suku Piliang
  • Suku Domo
  • Suku Mandiling
  • Suku Kampai
  • Suku Bendang
  • Suku Caniago
Di beberapa negeri ada pecahan:
  • Suku Kampai Melayu
  • Suku Piliang Malintang
  • Suku Piliang Limo Abung
  • Suku Piliang Daghek
  • Suku Piliang Bawao (Topi Air/Galo-galo)
  • Suku Piliang Bukit
  • Suku Melayu Palokot
  • Suku Melayu Bendang
  • Suku Melayu Nan Onam
  • Suku Pitopang Basa
  • Suku Pitopang Tonga
Meskipun masyarakat Kampar menolak disebut Minang tetapi tombo-tombo mengatakan bahwa masyarakat Singingi, Kampar Kiri dan Kuantan berasal dari Tanah Datar sementara masyarakat Kampar Kanan, Muaro Takus dan Gunung Lelo Malintang dari Lima Puluh. Berdasarkan hal tersebut, Suku Kampai di Kampar berkemungkinan berasal dari Lima Puluh Koto

Suku Kampai di Tanah Datar

Negeri tertua di Minang adalah Pariangan yang semula terdiri dari 8 suku, yakni :Koto, Piliang,Pisang, Malayu, Dalimo Panjang, Dalimo Singkek,Piliang Laweh dan Sikumbang.Suku Sikumbang meninggalkan negeri ini mengikuti Datuk Pamuncak Alam Sati yang diangkat Datuk Bandaro Kayo menjadi Tuan Gadang di Batipuh.

Di Negeri tertua ini tidak ada Suku Kampai.Nagari tertua yang memiliki Suku Kampai adalah negeri limo kaum. Limo Kaum di negeri ini, yakni :
  • Kaum Tigo Tapian 12 suku : 1) Dusun Tuo ampek batur nan asli : Sumagek,Caniago, Tujuh Rumah dan Korong Gadang 2) Balai Batu limo suku : Sumagek,Sungai Napa, Jambak, Supanjang, Mandaliko 3) Tigo Tumpuk tigo suku : Sumagek, Panai, Balai Gamba
  • Kaum Balai Labuh 6 suku : Sumagek, Sungai Napa,Bodi, Kuti Anyir, Mandaliko,Sumpu
  • Kaum Kubu Rajo 3 sanding : Sumagek,Singkuang,Mandaliko
  • Kaum Piliang 3 suku : Piliang, Singkuang, Mandaliko
  • Kaum Koto Gadih 4 suku : Sungai Napa, Supanjang, Pitopang, Paruik Nan Panjang
Konon, suku Kampai adalah pecahan Melayu IV Paruik. Pecahan Melayu sebagai berikut :
  • Melayu IV Paruik : Malayu, Kampai, Bendang, Selayan
  • Melayu V Kampung : Kutianyi, Pitopang, Jambak, Salo, Banuampu
  • Melayu VI Ninik : Bodi, Caniago, Sumpadang, Mandaliko, Sungai Napa, Sumagek
  • Melayu IX Induk : Koto, Piliang, Guci, Payobada, Tanjung, Sikumbang, Simabur,Sipisang,Pagacancang
Suku Kampai di Tanah Datar terkenal dengan Rumah Adat Kampai Nan Panjang di Nagari Balimbing Rambatan.

Comments

Popular posts from this blog

Marga Sitorus

Marga Sitorus menelurkan orang-orang yang hebat di antaranya Dr. Raja Sutan D.L. Sitorus (pengusaha sekaligus pendiri Partai Peduli Rakyat Nasional) dan H. Khairuddinsyah Sitorus,SE (Bupati Labuhan Batu Utara). Secara etnografis, marga Sitorus merupakan marga Batak. Bagaimana riwayat Marga Sitorus ini?

Marga Pulungan

Pada prinsipnya ada empat marga di tanah Mandailing. Di antara keempat marga tersebut, marga Pulungan merupakan marga yang pertama mendiami tanah Mandailing, disusul Rangkuti, Lubis dan Nasution.Beberapa kelompok marga lain, yakni Batubara dan Rambe datang lebih belakangan.

Marga Siregar

Suku/marga Siregar merupakan marga yang mendominasi wilayah Angkola, Sipirok dan Padang Lawas. Siregar dipercaya adalah kula Batak varna Ksatria dari JATI CHANDRAWANGSA (Dinasti Bulan) gotra LONTUNG.

Antara Minangkabau dan Melayu

* Sebuah Hipotesis Etnografis * Masyarakat yang mendiami perbatasan Riau dengan Sumatera Barat memiliki budaya yang hampir sama dengan masyarakat Sumatera Barat. Bahasa yang digunakan sama-sama berujung ‘o, ek, eh dan sebagainya yang kalau diperbandingkan persamaan antara bahasa Melayu mereka dengan bahasa Melayu Riau/Johor lebih jauh dibandingkan persamaan dengan bahasa Minangkabau.

Share Like