Skip to main content

Tiga Leluhur Amerika

Siapa penemu benua Amerika, sudah lumrah orang menjawab Columbus. Padahal, pada saat Amerika ditemukan, sudah ada penduduk asli Amerika yang menurut penggolongan rasial yang masih berlaku umum, tergolong kepada ras Mongoloid, subras Mongoloid. Subras ini dikatakan bermigrasi ke Amerika melalui tanah Beringia 15.000 tahun yang lalu pada saat Amerika Utara dan Asia masih bersatu dalam daratan es. Benarkah?


Migrasi Bering dari Siberia

Ada 4 macam migrasi manusia menurut teori yang berlaku saat ini, yaitu :
  1. Migrasi Daratan/Continental Migration
  2. Migrasi Pesisir/Coastal Migration, bersama dengan migrasi daratan dianggap merupakan dua cara migrasi yang hanya diketahui oleh manusia hingga akhir LGM (Last Glacial Maximum)
  3. Migrasi Sungai Besar
  4. Migrasi Maritim/Maritime Migration
Migrasi manusia ke benua Amerika menurut teori yang berlaku saat ini hanya melalui satu jalur, yakni migrasi kontinental melalui daratan Beringia dan migrasi pesisir melalui Selat Bering. Orang asli Amerika memiliki banyak kesamaan dengan Asia Timur, yakni y-DNA C2 dan mtDNA A (turunan N) dan mtdna turunan M (C dan D).Tetapi haplogroup C2 tidak ada pada banyak masyarakat Amerika Tengah dan Selatan dan sangat tipis pada masyarakat Timur Laut.

Migrasi Atlantik dari Iberia


Pada masyarakat Amerika timur laut, yakni Alqonquian, Sioux dan sebagainya, Y-DNA yang dominan adalah R1b dan mtDNA X2a. y-DNA R1b ini tidak ada pada masyarakat Karibia dan Amerika Selatan dan sangat tipis pada masyarakat Barat Laut (Na-dene, Uto-Aztecan dll). DNA Amerika Timur Laut tersebut merupakan DNA yang umum pada masyarakat Mediterania. Orang-orang Amerika Tengah dan Selatan secara umum memiliki y-DNA Q1b1a1.Y-DNA ini merupakan y-DNA khusus Amerika. YDNA ini ditemui di Mexico, Peru, Brazil, Argentina.y-DNA ini ditemukan pada manusia berusia 9000 tahun yang lalu di Washington. Orang-orang Sioux, juga mengandung y-DNA Q1b1a2 yang ditemukan juga pada masyarakat Eropa Utara, Asia Tengah, Timur Tengah. Penurun y-DNA ini Q1b saat ini hanya ditemukan di Swedia, Perancis dan Inggris.

Migrasi Pasifik dari Asia Tenggara


Di Pantai Barat Amerika Tengah dan Selatan, yakni California hingga ke pesisir barat Argentina ditemukan mtDNA B4 yang hubungannya lebih dekat dengan mtdna B4 Asia Tenggara.Patut diduga mtdna B4 datang dari Hawaii ke California, dan mtdna B4 tiba ke Cili dari Pulau Paskah. Tetapi y-dna mana yang membawa B4? Di Asia Tenggara, y-dna Q (Q1a1) dijumpai pada masyarakat Vietnam dan Murut Kalimantan. Tidak tertutup kemungkinan Q1b yang tiba di Amerika pernah tinggal di Asia Tenggara. Di Rapa, yDNA Q1b1a1 ditemui, tetapi dugaan sementara akibat perdagangan budak atlantik.

Comments

Popular posts from this blog

Marga Sitorus

Marga Sitorus menelurkan orang-orang yang hebat di antaranya Dr. Raja Sutan D.L. Sitorus (pengusaha sekaligus pendiri Partai Peduli Rakyat Nasional) dan H. Khairuddinsyah Sitorus,SE (Bupati Labuhan Batu Utara). Secara etnografis, marga Sitorus merupakan marga Batak. Bagaimana riwayat Marga Sitorus ini?

Marga Pulungan

Pada prinsipnya ada empat marga di tanah Mandailing. Di antara keempat marga tersebut, marga Pulungan merupakan marga yang pertama mendiami tanah Mandailing, disusul Rangkuti, Lubis dan Nasution.Beberapa kelompok marga lain, yakni Batubara dan Rambe datang lebih belakangan.

Marga Siregar

Suku/marga Siregar merupakan marga yang mendominasi wilayah Angkola, Sipirok dan Padang Lawas. Siregar dipercaya adalah kula Batak varna Ksatria dari JATI CHANDRAWANGSA (Dinasti Bulan) gotra LONTUNG.

Antara Minangkabau dan Melayu

* Sebuah Hipotesis Etnografis * Masyarakat yang mendiami perbatasan Riau dengan Sumatera Barat memiliki budaya yang hampir sama dengan masyarakat Sumatera Barat. Bahasa yang digunakan sama-sama berujung ‘o, ek, eh dan sebagainya yang kalau diperbandingkan persamaan antara bahasa Melayu mereka dengan bahasa Melayu Riau/Johor lebih jauh dibandingkan persamaan dengan bahasa Minangkabau.

Share Like