Skip to main content

Posts

Daerah Istimewa Kalimantan Barat

Provinsi Kalimantan Barat merupakan provinsi terluas ketiga setelah Papua dan Kalimantan Tengah dengan luas 147.307 km2. Kalimantan Barat merupakan provinsi yang terbentuk dari beragam satuan wilayah yang disatukan oleh Belanda Residentie Westerafdeeling van Borneo. Pada tahun 1946, swapraja-swapraja dalam wilayah ini bergabung menjadi Daerah Istimewa Kalimantan Barat yang dipimpin Sultan Hamid Pontianak.

Dayak Laut

Selain Dayak Darat, komunitas pribumi Kalimantan terpenting lainnya adalah Dayak Laut. Berbeda dengan Dayak Darat yang terdiri dari dua rumpun bahasa Melayik dan Bidayuhik, Dayak Laut merupakan kesatuan bahasa, budaya dan asal usul, yakni Melayik Iban atau biasa pula disebut Ibanik.

Dayak Darat

Dayak Darat merupakan populasi terbesar ketiga di bagian barat Kalimantan (Kalimantan Barat dan Serawak) setelah Melayu dan Dayak Laut. Rumpun Dayak Darat merupakan penutur dua rumpun bahasa, yakni Bahasa Melayik Kanayan dan Rumpun Bahasa Bidayuh.

Bahasa Krama

Salah satu keunikan bahasa di Jawa adalah penggunaan Bahasa Krama. Bahasa Krama menjadi bahasa yang wajib digunakan oleh penutur bahasa Jawa untuk keperluan penghormatan / langgam halus.

Rumpun Bahasa Melayik Kalimantan

Berbeda dengan pulau lainnya, di Kalimantan terdapat berbagai penutur rumpun bahasa Melayik yang bukan Melayu, di antaranya Iban, Kanayatan dan Bukit.Oleh karenanya, rumpun bahasa ini lebih dikategorikan bahasa Melayik dibandingkan bahasa Melayu.

Share Like