Skip to main content

Nama-Nama Tokoh dari Gunung Talamau Pasaman

Gunung Talamau terletak di Pasaman, merupakan gunung tertinggi di Sumatera Barat dengan ketinggian 2.982 mdpl. Dari puncak gunung ini, selain dapat melihat 13 telaga di bawahnya, kalau cerah juga dapat melihat gunung-gunung lain di Sumatera Barat, yakni Gunung Talang, Gunung Marapi dan Gunung Singgalang. Tetapi ada yang menarik, selain emas yang menyebabkan gunung ini disebut Gunung Ophir Sumatera, nama-nama alam di sekitar Gunung Talamau unik.

Nama-Nama Telaga

Ada 13 telaga di Gunung Talamau. Ke-13 telaga tersebut kebanyakan diberi nama dari tokoh-tokoh legendaris.

Telaga-telaga tersebut adalah :
  1. Talago Biru
  2. Talago Buluh Perindu
  3. Talago Cindua Mato
  4. Talago Imbang Langik
  5. Talago Lumuik
  6. Talago Mande Rubiah
  7. Talago Puti Bungsu
  8. Talago Puti Sangkak Bulan
  9. Talago Rajo Dewa
  10. Talago Satwa
  11. Talago Siuntung Sudah
  12. Talago Tapian Puti Mambang Surau
  13. Talago Tapian Sutan Bagindo

Nama-nama lain

Beberapa kenampakan alam lain di Talamau juga diberi nama tokoh legendaris.
Di antaranya :
  1. Air Terjun Puti Lenggo Geni
  2. Gunung Pasaman alias Puncak Rajo Imbang Langik

Comments

Popular posts from this blog

Marga Sitorus

Marga Sitorus menelurkan orang-orang yang hebat di antaranya Dr. Raja Sutan D.L. Sitorus (pengusaha sekaligus pendiri Partai Peduli Rakyat Nasional) dan H. Khairuddinsyah Sitorus,SE (Bupati Labuhan Batu Utara). Secara etnografis, marga Sitorus merupakan marga Batak. Bagaimana riwayat Marga Sitorus ini?

Marga Pulungan

Pada prinsipnya ada empat marga di tanah Mandailing. Di antara keempat marga tersebut, marga Pulungan merupakan marga yang pertama mendiami tanah Mandailing, disusul Rangkuti, Lubis dan Nasution.Beberapa kelompok marga lain, yakni Batubara dan Rambe datang lebih belakangan.

Gotra dan Saudara

Sebelum masuknya Islam di Indonesia, masyarakat Sumatera merupakan penganut Hindu yang taat. Salah satu ajaran Hindu yang mengakar yang hari ini masih dilestarikan melalaui suku atau marga. Pernikahan sagotra yang ditabukan agama Hindu, masih dilestarikan dalam bentuk larangan kawin sesuku atau kawin semarga.

Antara Minangkabau dan Melayu

* Sebuah Hipotesis Etnografis * Masyarakat yang mendiami perbatasan Riau dengan Sumatera Barat memiliki budaya yang hampir sama dengan masyarakat Sumatera Barat. Bahasa yang digunakan sama-sama berujung ‘o, ek, eh dan sebagainya yang kalau diperbandingkan persamaan antara bahasa Melayu mereka dengan bahasa Melayu Riau/Johor lebih jauh dibandingkan persamaan dengan bahasa Minangkabau.

Marga Siregar

Suku/marga Siregar merupakan marga yang mendominasi wilayah Angkola, Sipirok dan Padang Lawas. Siregar dipercaya adalah kula Batak varna Ksatria dari JATI CHANDRAWANGSA (Dinasti Bulan) gotra LONTUNG.

Share Like