Skip to main content

Hakikat dan Pengertian Marga

Di Indonesia, setiap hari kita mendengar kata marga.Meningkatnya peran orang Batak menyebabkan istilah ini tidak lagi terasa asing.Tetapi, di samping penggunaan etnis tersebut, kita juga mendengar kata-kata Bina Marga dan Jasa Marga yang digunakan PU, serta istilah marga dalam administrasi pemerintahan.


Arti Kata Marga

Marga merupakan kata serapan dari bahasa Hindu yang berarti jalan.

Makna Marga Secara Sosiologis

Marga Menurut Agama Hindu

Dalam agama Hindu, marga adalah jalan religius. Ada tiga jalan umum, yakni :

  1. Karma Marga, yakni Jalan Tindakan, yakni jalan religius yang berbentuk tindakan tanpa pamrih yang dilakukan untuk kepentingan orang lain.
  2. Jnana Marga, yakni Jalan Pengetahuan, yakni jalan religius yang berbentuk pengejaran pengetahuan.
  3. Bhakti Marga, yakni Jalan Pengabdian, yakni jalan religius yang berbentuk pemujaan terhadap dewa pribadi.
Di samping itu, dikenal juga Wirya Marga, yakni Jalan Keperwiraan.

Jati,Kasta dan Warna

Dalam sistem Hindu, dikenal Jati atau Kasta, yakni sekelompok masyarakat yang berasal dari keturunan yang sama. Masing-masing jati tersebut, tergolong ke dalam klasifikasi/varna yang dalam masyarakat Hindu tergantung pada warna langit pada saat varna/klasifikasi tersebut diciptakan, yakni Brahmin (pagi:putih), Ksatria/Rajanya (tengah hari:merah), Waisya (sore:kuning) dan Sudra (malam:hitam). Ada pula golongan masyarakat yang tidak tergolong pada satu klasifikasipun yang disebut avarna. Varna terkait dengan profesi, yakni Brahmin : pendeta, Ksatria : administrator dan prajurit, Waisya (seniman, pedagang, petani) dan Sudra (pekerja). Sepintas Marga tersebut terkait dengan varna, tetapi tidak ada referensi yang kuat.

Marga dalam Teknik


Dalam pengertian teknik, marga sesuai dengan arti aslinya yakni jalan. Artinya istilah marga yang digunakan dalam PU memang berkaitan dengan jalan. Bina Marga berarti pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan dan pemeliharaan jalan. Jasa Marga berarti pekerjaan yang berkaitan dengan pemanfaatan jalan.

Marga dalam Politik/Administrasi


Marga merupakan kesatuan kampung pada masyarakat di Sumatera Bagian Selatan yakni Jambi, Sumatera Selatan dan Lampung. Marga yang dikepalai oleh Pesirah, setaraf dengan Nagari di Sumatera Barat atau Kecamatan di Indonesia sekarang. Kenapa istilah yang dipergunakan, barangkali karena suatu perkampungan terbentuk oleh jalan yang sama artinya semarga sama dengan satu jalan yang sama.

Comments

Share Like